PROFILE
Beberapa waktu lampau, dunia perfilman Indonesia belum mendapat perhatian masyarakat sebesar yang terjadi di berbagai negara lain. Ketika hadir di Indonesia, MD Pictures memprakarsai perkembangan industri film tidak hanya dengan mengetengahkan berbagai ide cerita berkualitas, namun juga dengan menetapkan standar bagaimana sebuah film seharusnya dibuat. MD Pictures telah membawa perubahan positif dalam industri perfilman di Indonesia dengan mengangkat berbagai novel dan kisah yang nampak mustahil untuk digubah menjadi karya film, serta memprakarsai berdirinya studio produksi film.
Saat ini, pengembangan usaha MD Pictures telah merambah hingga ke penggabungan antara departemen kreatif, bagian produksi, pemasaran, dan distribusi ke mancanegara. Portofolio MD Pictures mencakup berbagai kategori film; salah satu di antaranya adalah Ayat-Ayat Cinta yang berkategori drama, peremang bulu kuduk Hantu Jembatan Ancol, komedi romantis Cinlok, dan Kala, sebuah film non komersil berskala festival. Sebagian besar film ini memerlukan biaya produksi yang relatif rendah serta ‘hanya’ didukung oleh artis pendatang baru. Namun, karena kekuatan cerita, film-film tadi berhasil menjaring jumlah penonton yang sangat tinggi dan meraih box office (film terlaris).
Saat ini, MD Pictures telah berkembang menjadi salah satu rumah produksi terbesar di Indonesia. Dan tahun 2011 akan menjadi tahun di mana MD Pictures akan berjaya dengan beragam karya; dari kisah roman ke aksi laga, serta dari film periode ke drama.